Hal Menarik Dari Pakaian Adat Koteka

Buah Labu Air, Bahan Pembuat Koteka di Papua | Indozone.id

Pakaian adat Koteka adalah salah satu pakaian daerah yang unik milik Papua, yang menjadi kekayaan budaya Indonesia. Koteka memiliki berbagai hal filosofis dan unik dibalik model pakaian yang seperti itu dan sangat ikonik sekali.

  • Sekilas Mengetahui Papua

Papua memiliki berbagai kekayaan budaya, misalnya adalah pakaian yang ternyata berbeda-beda tiap daerahnya. Papua merupakan salah satu pulau yang ada di Indonesia, serta memiliki kekayaan mineral berupa tambang emas.

  • Bahan Koteka

Bahan pakaian adat Koteka sebenarnya terbuat dari kulit labu air yang sudah hilang biji dan buahnya. Untuk labu air yang dipilih, harus yang sudah tua karena jika dikeringkan tekstur kulitnya akan cenderung lebih keras.

Sehingga cocok untuk digunakan dan dirangkai sebagai penutup badan, tak hanya itu labu air tua juga nantinya lebih awet. Labu tersebut ditanam lalu dibakar sehingga mudah mengeluarkan biji dan buahnya, labu lalu dikeringkan dan diangin-angin di atas perapian hingga benar-benar keras dan kering secara merata.

  • Bentuk Pakaian

Bagian ujung koteka terdapat sebuah simbol seperti bulu ayam hutam atau bulu burung yang membuatnya berbeda. Koteka ini bentuknya panjang mirip dengan selongsong dengan ujung yang runcing mengkerucut.

  • Filosofi Pakaian

Pakaian adat ini ternyata tidak terpengaruh sama sekali oleh budaya luar, sehingga sangat otentik dan asli. Sebenarnya makna dari pakaian Koteka ini adalah, sebagai bentuk simbolis bahwa manusia dan alam hidup berdampingan, ini dijelaskan dengan bahan koteka yang dipakai, yang sama sekali tidak diambil dari luar tetapi dari alam.

  • Bagaimana Cara Memakai

Untuk lelaki, pakaian adat ini dipakaikan ke area pinggang bawah, lalu ditali pada bagian kanan dan kirinya. Tali ini digunakan supaya koteka tidak mudah lepas dan dililitkan pada bagian pinggang si pemakai.

Untuk lelaki muda dan belum menikah, koteka yang dipakai posisinya tehak lurus ke atas, sementara yang sudah menikah, Koteka yang digunakan adalah berbentuk tegak lurus ke atas. Selain itu, untuk lelaki yang menggunakan pakaian adat ini, kotekanya memiliki posisi ke atas dan miring ke kanan.

  • Sejarah Koteka

Ketika tahun 1950, pribumi Papua kedatangan sosialisasi celana pendek atau sebuah kampanye untuk berpakaian. Kampanye ini sebenarnya memiliki tujuan agar Koteka bisa menutupi area vital pria, setelah itu, penggunaan koteka jadinya dibatasi untuk beberapa event tertentu saja seperti penyambutan.

  • Kekhasan Koteka

Pakaian adat ini memang khas dimiliki hanya oleh orang Papua saja, itupun dibeberapa daerah hanya tersisa satu pasang. Maka itu, Koteka ini sangat khas sekali karena sudah jarang ditemui lagi karena adanya pergusuran budaya.

  • Keunggulan Koteka

Koteka terbuat dari bahan alami, yang mana hal tersebut nyatanya tidak mengganggu dan merusak bumi ini. Koteka juga hanya dimiliki suku-suku yang ada di Papua karena tidak ada lagi yang seperti itu, koteka saat ini hanya bisa dipakai di festival-festival atau acara adat lainnya maupun atraksi kunjungan tamu berharga.

Koteka memiliki berbagai keunikan yang membuatnya memperkaya Indonesia, pakaian ini semoga tidak punah. Untuk sehari-hari masyarakat Papua menggunakan kaos dan celana modern.

Pakaian adat koteka merupakan salah satu yang paling unik dan paling kreatif karena Indonesia sekali tanpa tercampur budaya lain. Hal ini membuat kesan lebih bahwa kekayaan budaya di Indonesia harus lebih dihargai dan dibantu tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *